Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

Pengamat: Bom Cirebon Gaya Noordin M Top


JAKARTA - Pengamat intelijen Wawan Purwanto menilai, aksi bom bunuh diri yang terjadi di Masjid Adz Zikro, Kompleks Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Jumat (15/4/2011) lalu, mengarah ke jaringan Noordin M Top. Hal itu, menurutnya, terbaca melalui pola bom bunuh diri yang dilakukan oleh pelaku.

"Jaringan mengarah ke jaringan Noordin, gaya-gaya bunuh diri," kata Wawan, seusai bedah buku Abu Bakar Baasyir "Seruan Tauhid, di Bawah Ancaman Mati" di Gedung Joeang 45, Jakarta, Minggu (17/4/2011).

Namun, Wawan meminta semua pihak menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), DNA dan keterangan saksi-saksi yang tengah dikumpulkan pihak kepolisian.

Ketika ditanya, apakah ada perubahan ideologi mengingat kali ini masjid yang dijadikan lokasi bom bunuh diri, Wawan mengatakan, sasaran aksi tersebut sebenarnya adalah aparat keamanan. Masjid, kata Wawan, dinilai sebagai tempat polisi berkumpul dari segala unsur pimpinan.

"Jadi bukan masjidnya, walau ada pula unsur ajaran thogut yang menyebutkan di luar kelompok itu ada setan," tukasnya.

Ledakan bom berdaya ledak rendah itu menelan korban satu orang tewas yang diduga sebagai pelaku, dan puluhan lainnya mengalami luka ringan, sedang dan berat. Salah satu korban adalah Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco. Heru telah dirujuk ke RS Pusat Pertamina, Jakarta, pagi tadi dan akan menjalani operasi sore ini. Diketahui, cukup banyak serpihan bom yang masih bersarang di tubuhnya.

0 komentar:

Posting Komentar