Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

Sriwijaya Tahan Imbang Arema


Arema Indonesia sebagai tuan rumah langsung tampil menekan, namun justru Sriwijaya yang mendapat peluang terlebih dahulu memanfaatkan kelengahan pemain Arema. Pada menit ke-delapan sundulan Jajang Mulyana yang berdiri bebas hanya menyamping tipis dari gawang yang dikawal oleh Kurnia Meiga Hermansyah.

Pada menit ke-21 Arema mempunyai peluang emas untuk unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti. Namun sayang Noh Alam Shah gagal memanfaatkan peluang tersebut, tendangannya terlalu lemah sehingga Ferry Rotinsulu masih dapat mengantisipasinya. Satu menit kemudian giliran Alfarisi yang mendapat peluang emas, berada bebas di kotak penalti dan berhadapan dengan kiper, tetapi tendangannya masih melayang di atas mistar gawang.

Tiga menit kemudian Sriwijaya bereaksi, memanfaatkan kegagalan Kurnia Meiga menangkap bola dari tendangan penjuru, Thierry yang berdiri bebas mendapatkan bola matang namun tandukannya masih belum menemui
sasaran.

Pada menit ke-34 kebuntuan Arema akhirnya terpecahkan melalui gol perdana T.A. Musafri untuk klub barunya tersebut, yang memanfaatkan umpan terukur dari Esteban Guillen dari sisi kiri pertahanan Sriwijaya.

Empat menit kemudian, Roman Chmelo berhasil menggandakan kedudukan yang kembali memanfaatkan umpan dari Esteban. Tetapi gol tersebut dianulir wasit karena Roman dinilai berada dalam posisi offside, meskipun saat itu Roman terlihat berada dalam posisi onside.

Pada babak kedua, kedua tim langsung tampil menekan. Satu menit pertandingan berjalan, umpan lambung Roman berhasil ditanduk oleh Musafri, namun sayang bola masih menyamping tipis di sisi gawang yang dikawal oleh Ferry.

Musafri dengan skill individunya pada menit ke-51 hampir menggandakan keunggulan Arema. Tetapi tendangannya dalam kotak penalti masih dapat diantisipasi oleh Ferry Rotinsulu.

Lima menit kemudian Sriwijaya yang mendapat suntikan tenaga penyerangan dengan masuknya Budi Sudarsono, mempunyai peluang melalui Jajang Mulyana yang berhasil menyambut tendangan penjuru, tetapi sayang tandukannya masih melebar tipis.

Pada menit ke-58 giliran Arema yang mendapat peluang. Zulkifli Syukur dengan kecepatannya mampu menembus sisi kiri pertahanan Sriwijaya dan mengirim umpan matang kepada Alam Shah. Namun sayang tandukan pemain asal Singapura tersebut masih terlalu tinggi.

Sriwijaya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Budi Sudasono pada menit ke-64. Budi dengan satu sentuhan memasukkan bola ke gawang yang terlanjur ditinggal oleh Kurnia Meiga untuk menghalau bola.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat Sriwijaya di atas angin. Pada menit ke-69 Sriwijaya hampir membalikkan kedudukan melalui tendangan jarak jauh dan tandukan Jajang Mulyana yang masih melayang.

Arema mencoba membongkar pertahanan Sriwijaya dengan tembakan jarak jauh, namun tendangan Bustomi dan Roman masih belum dapat menembus jala Sriwijaya yang dikawal oleh Ferry.

Sampai peluit panjang berbunyi kedudukan 1-1 tidak berubah meskipun Budi sempat memiliki peluang pada menit ke-92 namun ketidaktenangannya membuat dirinya gagal mencetak gol keduanya di pertandingan ini.

0 komentar:

Posting Komentar