Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

Bocoran Wikileaks, IAEA Sudah Ingatkan Jepang Soal Reaktor Nuklir

LONDON - Energi Atom Internasional (IAEA) ternyata sudah memperingatkan Jepang dua tahun yang lalu bahwa gempa yang kuat bisa menimbulkan "masalah serius" dengan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Menurut harian Inggris Daily Telegraph, seorang ahli IAEA menyatakan, keprihatinan bahwa reaktor Jepang hanya dirancang untuk menahan kekuatan gempa 7,0, menurut kawat diplomatik Amerika pada Desember 2008 US yang diperoleh dari website WikiLeaks.

Pejabat IAEA mengatakan, pertemuan G8 Nuklir untuk kelompok Keselamatan dan Keamanan Nuklir di Tokyo pada tahun 2008, bahwa pedoman keselamatan di Jepang sudah ketinggalan jaman. "Dia (pejabat IAEA) menjelaskan bahwa panduan keselamatan untuk keselamatan seismik telah direvisi tiga kali dalam 35 tahun terakhir dan IAEA sekarang kembali memeriksa mereka," tambahnya.

Pemerintah menanggapinya dengan membangun pusat tanggap darurat di lokasi Fukushima, namun pabrik itu hanya dirancang untuk menahan gempa 7,0 SR.

Rabu lalu, insinyur nuklir di Jepang berjuang untuk mengembalikan sistem pendingin di pabrik No 1 di Fukushima yang tersapu oleh gempa bumi besar dan tsunami, Jum'at lalu.

Adapun kawat lainnya dikirim Maret 2006, yang menunjukkan bahwa pemerintah Jepang telah menentang perintah pengadilan untuk menutup pabrik di barat negara itu atas keraguan tentang kemampuannya untuk menahan gempa. Menurut kawat itu, Jepang dan Badan Keselamatan Industri Nuklir percaya reaktor itu "aman" dan "semua analisis keselamatan yang tepat telah dilakukan."

0 komentar:

Posting Komentar