Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

Korban Tewas Bentrok di Mesir Jadi 5 Orang


Bentrokan yang terjadi antara pendukung Presiden Mesir Hosni Mubarak dan massa antipemerintah membuat suasana semakin mencekam. Massa pro-Mubarak yang baru muncul setelah sembilan hari aksi demonstrasi berlangsung ini diduga berasal dari aparat keamanan dan pendukung partai Mubarak, Partai Demokratik Nasional.

"Informasi dari KBRI (Kedutaan Besar RI), massa pro-Mubarak ini ditengarai berisi aparat keamanan," kata Kepala Divisi Direktorat Timur Tengah Kementerian Luar Negeri, Bambang Purwanto, dalam perbincangan dengan istana indonesia.tk, Kamis 3 Februari 2011.

Pernyataan Bambang Purwanto ini menegaskan pemberitaan sebelumnya yang dilansir Al Jazeera. Di tengah bentrokan, massa anti Mubarak berhasil menyita sejumlah kartu identitas dari massa pro-Mubarak. Dalam kartu itu terlihat identitas dan lambang kepolisian setempat.

"Ada juga orang dari partainya Mubarak dalam propemerintah itu," kata Bambang. Selain itu, informasi yang diperoleh Bambang juga menyebut bahwa massa pendukung Mubarak sudah mempersenjatai diri dengan benda-benda hingga senjata.

Sementara, demonstran penentang Mubarak hanya 'pasang badan' dengan senjata seadanya. "Diduga juga ada sniper di lokasi bentrokan," ujar Bambang. "Informasi yang kami dapat, lima orang tewas," ujar Bambang.

Situs berita Sidney Morning Herald juga menyebut telah terjadi letusan senjata di tengah bentrokan. Tiga orang yang tewas sebelumnya diduga kuat meninggal dunia karena peluru tajam.

Sebelumnya, ABC News menyebut selain tiga korban tewas , ada sekitar 1.500 orang mengalami luka-luka.

Massa pendukung Mubarak juga menyerang demonstran dengan bom-bom molotov dan blok-blok beton. Tapi kedua belah pihak memakai perisai logam untuk melindungi diri dari serangan. (umi)

0 komentar:

Posting Komentar