Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

Facebook tutup dan BlackBerry diblokir!


Sejak akhir pekan lalu, dua rumor yang amat ditakuti menyebar di masyarakat urban: Facebook/FB akan segera ditutup mulai 31 Maret 2011, dan BlackBerry/BB akan diblokir di Indonesia mulai 17 Januari 2011.

Isu ini santer terdengar, terutama di laman media sosial Twitter. Tak pelak, account
ffb
resmi milik Menkominfo Tifatul Sembiring (yang pertama melansir ultimatum blokir BB) di sana, jadi bulan-bulanan banyak pengguna BlackBerry.

Situasi ini berlanjut dalam dunia nyata, sebab obrolan antar masyarakat menunjukkan respon negatif akan ditutupnya dua layanan tadi. Setidaknya, itulah yang terlihat di Kota Bandung dan Jakarta.

Bahkan, penulis banyak menerima pertanyaan langsung dari kolega akan kebenaran dua rumor ini. Reaksi awal menunjukkan ketakutan, bahkan paranoid, akan hilangnya dua layanan teknologi populer ini.

Namun syukurlah, di tengah akumulasi kegelisahan yang kian menggunung, sekitar pukul 07.00 tadi pagi, ada tweet resmi dari akun Facebook pada Twitter yang berbunyi:

“We didn’t get the memo about shutting down, so we’ll keep working awy. We aren’t going anywhere; we’re just getting started. (Kami tidak pernah menulis rencana penutupan, Facebook akan tetap beroperasi. Kami tidak akan kemana-mana, karena kami baru saja mulai.”

Soal FB, masalah tampaknya selesai. Namun bagaiamana dengan blokir BB? Ini memang masih dikaji mendalam pemerintah, namun mari berkaca pada wacana penutupan BB pertengahan tahun lalu.

Akibat tidak kunjung membuka pusat purna jual, BB juga terancam diblokir. Namun sehari setelah dikunjungi Duta Besar Kanada untuk Indonesia, sikap pemerintah melunak.

Dengan demikian, ada beberapa poin yang bisa diambil dari ‘gonjang-ganjing’ rumor tiga hari belakangan ini –yang sekilas rumornya mengingatkan pada aneka kasus penipuan investasi :

- Gunakan akal cerdas (semaksimal mungkin). Adalah tidak mungkin sesuatu yang sangat besar akan datang/mati tiba-tiba. FB sudah memiliki lebih dari 500 juta penguna, tidak masuk akal kalau off seketika. Ini sama dengan tidak masuk akalnya memperoleh penghasilan ratusan juta hanya bermodal investasi arisan ratusan ribu rupiah, misalnya.

- Jangan percayai informasi yang bukan berasal dari sumber pertama. Sekedar gosip, desas-desus dari teman, tentu kalah validitasnya jika dibandingkan informasi sumber primer. Maka, lebih baik searching info resmi dari situs perusahaan terkait daripada mendengar pergunjingan baik dari dunia nyata maupun dunia maya!

- Jangan pernah ikut andil dalam pusaran informasi yang belum tentu benar. Alih-alih tidak panik dan berpikir dingin, banyak masyarakat yang justru meneruskan informasi rumor itu melalui SMS/email/FB/BB dan media sejenisnya. Semakin sering di-forward, informasi semakin ruwet. Percayalah!

0 komentar:

Posting Komentar