Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

Demo protes TKW hilang

Istana Indonesia - Banyaknya laporan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang hilang ternyata bukan sekadar kabar burung. Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) sering mendapatkan laporan dari keluarga yang hilang komunikasi dengan anggota keluarganya setelah bekerja di luar negeri. "Kami sering dapat laporan TKW hilang dari keluarganya karena sulit menghubungi yang bersangkutan," ujar Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat usai bertemu keluarga Kikim Komalasari di kantornya, Gedung BNP2TKI, Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010). Jumhur tidak merinci, berapa laporan yang masuk ke BNP2TKI. Namun, sebagian besar keluarga melaporkan kehilangan bila sudah sangat lama yang bersangkutan tidak dapat dihubungi. "Ada yang 4, 5, 7 dan 9 tahun hilang kontak baru lapor ke kita. Bahkan dulu ada laporan setelah 19 tahun anggota keluarganya hilang," terangnya. Lamanya rentang waktu pelaporan terkadang membuat BNP2TKI kesulitan untuk mencari TKW tersebut. "Biasanya bila kita dapat laporan TKW hilang, kita segera menghubungi PJTKI nya dan juga perwakilan KJRI yang ada di negara tempat TKW itu bekerja. Tapi biasanya agak susah karena sudah lama putus komunikasinya," paparnya. Lamanya hilang kontak antara tenaga kerja dengan keluarga atau PJTKI juga membuat BNP2TKI kesulitan mencari majikannya. Karena biasanya TKW itu telah pindah majikan namun tidak mengabarkan kepada keluarga. "Apalagi kalau TKW itu sudah ganti majikan dan jauh dari kota asal. Itu semakin sulit dicari," imbuhnya.

1 komentar:

Dhana/戴安娜 mengatakan...

salam sahabat
wah bahaya juga yach.antisipasi pemerintah mas semoga bisa dijankan dengan baik

Posting Komentar