Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

banjir lahar dingin jebolkan 7 taluk kali code

istana indonesia - Akibat banjir lahar dingin yang berlangsung pada Senin 29 November 2010, setidaknya 7 talut (bangunan di pinggir sungai untuk penahan air) di sepanjang aliran sungai Kali Code yang membelah kota Yogyakarta jebol dan harus segera diperbaiki.

Kepala Dinas Pemukiman dan Sarana Wilayah (kinpraswil) Kota Yogyakarta, Eko Surya Maharso, menyatakan talut yang jebol tersebut ada 3 titik. Di Kelurahan Kotabaru satu titik, di Tegalpanggung satu titik di Selatan Jembatan Sayidan, satu titik di Selatan Jembatan Tungkak, dan satu titik di Selatan Jembatan Wirosaban. Selain itu ada beberapa tebing sungai yang ambrol akibat gerusan banjir lahar dingin ini.

"Untuk perbaikan talut-talut tersebut setidaknya dibutuhkan dana sebesar Rp10,8 miliar. Tetapi yang paling prioritas adalah yang di Tegalpanggung dan Kotabaru. Untuk dua wilayah ini dibutuhkan dana sebesar Rp 7 Miliar," kata Eko, Selasa 30 November 2010.

Menurut Eko, pihaknya akan segera memperbaiki talut yang ambrol, dan juga akan membongkar beberapa jembatan penghubung antara kampung yang melintas di Kali Code.

"Itu dilakukan karena jembatan tersebut justru menjadi penghambat banjir lahar dingin untuk terus melaju ke bawah. Material yang terbawa banjir lahar dingin seperti kayu dan pohon tersangkut di jembatan tersebut sehingga aliran banjir lahar dingin melompat dan membahayakan masyarakat sekitar," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mengatakan dari 66 RW yang berada di bantaran Kali Code, sebanyak 47 RW diantaranya terendam aliran banjir lahar dingin luapan dari Kali Code.

"Luapannya bervariasi ada yang hanya 30 centimeter tetapi ada yang lebih dari satu meter tergantung ketinggian wilayah dari bibir Kali Code sendiri," tambahnya.

Diakuinya, hingga Selasa pagi warga yang dievakuasi dari bantaran kali sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka melakukan kerjabakti pembersihan rumah. Tidak ada korban jiwa dan rumah yang roboh akibat terjangan banjir lahar dingin Senin sore kemarin.

"Bahkan tujuh jembatan utama penghubung arus lalulintas yang melintang di Kali Code tersebut kondisinya masih aman dan tidak
mengalami kerusakan yang berarti," ujarnya.

0 komentar:

Posting Komentar