Jati Indah Furniture. Diberdayakan oleh Blogger.

Open

Workshop

Jl Raya Jepara - Bangsri KM 11, Ds Lebak RT 04/03 Kecamatan Pakis Aji , Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah - 59452
Call +6285325087158
Sms +6285325087158
Pin BB 5D59D50F
Instagram : @Juan.jatiindahfurniture
Email Info.jatiindahfurniture@gmail.com

My Produc

Live Trafic

Marketing Blogs
blog directory PageRank Checking Icon Medical Software

Free SEO Tools

Produksi

Produksi

Proses Finishing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Packing

Proses Pengiriman

Gempa 7,2 SR Getarkan Mentawai

Istana Indonesia-Gempa berpotensi tsunami dengan kekuatan 7,2 skala richter (SR) mengguncang Pagai Selatan, Mentawai, Sumatera Barat, Senin (25/10), sekitar pukul 21.42 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada pada posisi 3,61 lintang selatan dan 99,93 bujur timur.
Pusat gempa berada pada kedalaman 10 km dari permukaan laut. Lokasi tersebut berada 78 km di sebelah barat daya Pagai Selatan, Mentawai. Menurut BMKG, gempa itu berpotensi menimbulkan tsunami.
Data lain dari US Geological Survey (USGS) mencatat gempa itu berkuatan 7,5 SR. Berlokasi di 3,100 derajat Lintang Selatan dan 100,200 derajat Bujur Timur, kedalaman 33 km. Pusat gempa 240 km dari Padang.
Guncangan gempa juga dirasakan warga Kota Padang, Sumbar. Sehingga, sebagian masyarakat panik berhamburan ke luar rumah karena khawatir. Apalagi, pada saat itu disertai turunnya hujan lebat. Warga merasakan guncangan sekitar selama 10 menit.
Seperti diakui warga Sebarang Padang Zulfa, yang mengaku berlari tergopoh-gopoh turun dari lantai dua rumahnya. "Saya langsung ke luar rumah. Guna mengantisipasi dampak buruk yang ditimbulkan dari guncangan itu," ceritanya.
Selain warga Kota Padang, guncangan gempa juga dirasakan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan. Sejumlah warga di kabupaten itu berjaga-jaga, begitu mengetahui gempa tersebut berpotensi tsunami. Apalagi, masyarakat juga masih trauma dengan gempa bumi yang menghantam sebagian Sumatera barat pada 30 September 2009 lalu.
Setelah guncangan pertama, gempa susulan berkekuatan 5,5 SR kembali dirasakan di Mentawai, sekitar pukul 22.21 WIB. Gempa susulan itu berada di kedalaman 22 km. BMKG menyebut gempa susulan tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa di 89 km barat daya Pagai Selatan, Mentawai. Lokasi gempa di 3.55 lintang selatan -99.70 bujur timur.
Terkait dengan kepanikan yang muncul di masyarakat Kota Padang, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, menyampaikan pengumuman peringatan dini. Pengumuman yang disampaikan melalui Radio Republik Indonesia (RRI) setempat tersebut, meminta agar warga masyarakat Kota Padang menjauhi wilayah pantai.
Pengumuman itu disampaikan 30 menit setelah gempa terjadi. Selain pengumuman yang disampaikan wali kota, peringatan semacam sirene juga berbunyi mengejutkan warga.
Gempa berkekuatan 5,8 SR, juga terjadi di Gorontalo, Senin (25/10) pada pukul 20.05 WITA. Kepala Teknis Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, Muhammad Makmur menjelaskan, pusat gempa terletak pada 0,25 Lintang Selatan dan 125,29 Bujur Timur, sekitar 189 km tenggara Gorontalo.
"Tepatnya di Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 10 Km di bawah permukaan laut," jelasnya. Dikatakannya, gempa yang mengguncang selama beberapa detik itu, sama sekali tidak berpotensi Tsunami. "Warga tidak perlu khawatir, Gorontalo memang rawan gempa. Namun, guncangan gempa tidak berpotensi tsunami," tuturnya.

0 komentar:

Posting Komentar